Poltekkes PIM edukasi Obat dan obat tradisional pada Warga RW 11 Banjararum Singosari

Singosari, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Putra Indonesia Malang (PIM) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Banjararum, Singosari pada tanggal 22 Mei 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat sintetis serta penggunaan Obat herbal yang tepat dan aman.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari Poltekkes PIM yang terdiri dari dua dosen yakni apt. Farid Zulkarnain Nur Syah, M.Farm dan Dr. Bilal Subchan A.S.,M.Farm.,Apt. serta mahasiswa jurusan Farmasi. Mereka memberikan edukasi kepada warga setempat dengan berbagai topik penting seperti cara membaca resep dokter, memahami dosis yang tepat, dan mengenali efek samping obat. Selain itu, tim juga memberikan informasi tentang pentingnya menyelesaikan seluruh dosis obat yang diresepkan meskipun gejala penyakit sudah hilang baik obat tradisional maupun obat herbal.
“Kita memberikan penyuluhan KIE atau Komunikasi, Informasi dan Edukasi tentang Obat dan obat tradisional, karena masyarakat selama ini masyarakat kurang begitu memahami apa itu obat dan apa itu obat tradisional, ujar Bilal Subchan selaku pemateri Obat Tradisional. Lebih lanjut dosen kampus yang beralamat di jalan barito 5 Malang tersebut berharap masyarakat teredukasi sehingga masyarakat lebih tahu, misalkan meminum jamu harus sesuai aturan dan biasanya selama 3 hari, jika ada yang meminum jamu langsung sembuh patut dicurigai jamu tersebut mengandung bahan kimia atau obat sintetis.
Sementara itu Ketua PKK RW 11 Banjararum Roihatul Jannah menjelaskan “ Acara ini pertama kali mengundang dari PIM ini untuk menambah wawasan dan Ilmu untuk warga kami sehingga lebih paham”. Lebih lanjut dia berharap kedepan bisa diadakan lagi yang lebih detail dan bisa dilakukan pelatihan lainnya. edukasi yang dilakukan di Balai RW 11 ini diikuti oleh 16 RT dan Ibu-ibu lansia yang sangat antusias oleh sekitar orang warga.
Poltekkes PIM berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai daerah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial institusi sesuai dengan Tridarma Perguruan Tinggi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dapat meningkat dan tercipta komunitas yang lebih sehat dan sejahtera.

Baca juga:  Tips Sehat Pasca Lebaran

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup bersama. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya edukasi kesehatan.

Poltekkespim membuka PMB penerimaan mahasiswa baru prodi farmasi, analisis farmasi dan makanan ( anafarma) dan gizi tahun akademik 2024/2025. Segera daftar dan Dapatkan free DPP dan banyak subsidi Uang kuliah tunggal. Caranya mudah kunjungi website www.poltekkespim.ac.id.

Bagikan:

1 thought on “Poltekkes PIM edukasi Obat dan obat tradisional pada Warga RW 11 Banjararum Singosari”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *