AKAFARMA PIM Dukung Seminar Pencegahan Stroke Usia Produktif

Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2019, Dinas Kesehatan Kota Malang menggelar seminar pencegahan penyakit stroke sejak usia muda. Seminar sehari ini diadakan di Hotel Ijen Suites, Sabtu (23/11) pagi. Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) Putra Indonesia Malang (PIM) menjadi pendukung seminar tersebut.

Selain menjadi penerima tamu dan pengisi acara tari seminar kesehatan ini, video berdurasi 2:58 menit berjudul Cara Hidup Sehat Dengan Olahraga milik Himpunan Mahasiswa D3 Analis Farmasi dan Makanan (HIMANISMA) PIM, menjadi pembuka seminar yang dihadiri 650 orang dari kalangan usia produktif.

Baca Juga: 26 Mahasiswa AKAFARMA dan AKFAR Ikuti Diklatsar KSR PIM

Video yang ditampilkan di youtube ini, menceritakan seorang pemuda yang enggan diajak berolahraga teman-temannya. Ia memilih main game di ponselnya sambil tiduran, hingga akhirnya merasakan sakit. “Jagalah kesehatan diri Anda. Mulai mengkonsumsi makanan yang baik dan benar. Hindari makanan berlemak, bahan pengawet berbahaya dan makanan cepat saji. Dan olahraga teratur,” pesan dalam video ini.

Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya, dr Harnowo tidak menampik bila semakin lama, penyakit stroke lebih banyak menyerang anak-anak muda. “Selain memperingati HKN, seminar ini juga fokus pada pencegahan stroke pada usia produktif. Biasanya, ini disebabkan karena life style dan tekanan pekerjaan,” ungkapnya.

“Kalau sekarang kita berikan informasi kepada orang tua, sudah terlambat. Kita jemput bola dengan memberikan pengetahuan ini kepada usia produktif mulai 25 tahun hingga 40 tahun. Informasi bagaimana cara mencegah, hidup sehat dan memaintenance kesehatan. Kita undang tiga dokter, yakni dari saraf, gizi hingga psikolog,” paparnya lebih lanjut.

Baca Juga: Siswa Sumenep Madura Minati Studi di AKAFARMA dan AKFAR PIM

Dia berharap, informasi tentang pencegahan stroke di usia produktif dapat bermanfaat untuk anak-anak muda Kota Malang. “Sebab angka penderita stroke makin banyak. Tidak yang hanya usia 26 tahun. Usia 6 tahun pun bisa terkena stroke. Bukan lumpuh saja, tapi kurang cepat dalam menangkap reaksi, masuk dalam katagori stroke,” tambah dokter ini.

Dijelaskan dia, seminar kesehatan seperti ini, sudah sering diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Malang dan orang-orang yang konsen kesehatan, dengan tema yang berganti-ganti. “Kalau tahun lalu, temanya adalah stunting,” tegasnya. Seminar ini sendiri, selain didukung AKAFARMA PIM, ada pula dari berbagai ikatan profesi seperti Persatuan Dokter Gigi indonesia, Ikatan Bidan Indonesia dan lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *