Bahaya Plastik Bagi Kesehatan Dan Lingkungan

Dalam kehidupan sehari-hari plastik merupakan produk yang dikemas dalam berbagai bentuk dan fungsi serta banyak digunakan oleh masyarakat. Penggunaan berbagai jenis plastik secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Bagi kesehatan, penggunaan berbagai produk plastik dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker, gangguan kehamilan, dan kerusakan jaringan tubuh lainnya. Bagi lingkungan, sampah dari plastik sangat sulit diolah dan terurai oleh tanah.

Plastik dalam bentuk produk dapat berbentuk berbagai peralatan rumah tangga mulai dari botol minuman bayi, garpu, piring, gelas, sendok, peralatan masak, Selain banyak digunakan oleh masyarakat, ternyata plastik juga sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Beberapa waktu lalu satu ekor ikan paus jenis Physeter Macrocephalus di wilayah laut Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara dan tiga ekor penyu di wilayah laut Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara ditemukan mati oleh masyarakat nelayan yang tinggal di sekitar kepulauan tersebut.

Matinya mahluk hidup yang amat dilindungi oleh undang-undang ini karena dalam perutnya tertelan plastik yang tidak bisa dicerna secara sempurna. Hal ini membuka mata kita bahwa plastik tidak bisa diurai oleh air laut, dan sangat berbahaya bagi mahluk hidup yang ada di laut karena sudah banyak di buang masyarakat ke laut dalam berbagai bentuk dan jenis sampah plastic.
Sampah jenis plastik yang sudah dipendam dalam tanah ini sulit hancur terurai atau terdegradasi (non-biodegradable). Sampah plastik ini membutuhkan waktu beberapa generasi kehidupan hingga ratusan tahun baru dapat terurai atau terdekomposisi dengan sempurna oleh tanah.

Saat ini cara yang sudah banyak digunakan masyarakat untuk mengurangi dampak negatif dari sampah plastik adalah mengelola sampah plastik dengan konsep 3R yaitu singkatan dari Reuse, Reduce, dan Recycle. Salah satu konsep daur ulang jenis recycle adalah Pirolisis yaitu mengolah atau memproses sampah splastik menjadi bahan bakar. Selain untuk mengurangi jumlah sampah plastik, proses pirolisis sangat bermanfaat karena dapat menghasilkan bahan bakar minyak dengan nilai energi yang cukup tinggi. Dari kegiatan Recycle dengan proses Pirolisis 1 kg sampah plastik jenis Polyolefin, misalnya, dapat menghasilkan 950 ml bahan bakar minyak .
Meningkatkan hasil maksimal tentang konsep 3R pada masyarakat dapat dilakukan dengan cara belajar agar dapat terjadi perubahan kognitif, afektif dan psikomotoriknya. Apa yang mereka pelajari dengan cara menyaksikan, mendengarkan, dan praktek langsung tentang konsep 3R yang dapat dilakukan kapan pun, diharapkan dapat mengubah tingkat kognitif, afektif dan psikomotorik masyarakat tentang plastik.
Mengurangi Penggunaan Plastik dalam Kehidupan Sehari-hari dapat dilakukan berbagai cara diantaranya :
a. Membawa tas belanja sendiri
b. Membawa tempat makanan, gelas dan atau tempat air minum yang dapat digunakan kembali (beberapa kali)
c. Tidak menggunakan sendok, garpu dan sedotan yang sekali pakai
d. Usahakan untuk makan dan minum di tempat
e. Menempatkan sisa makanan pada wadah kaca, toples atau tuperware berbahan plastik yang aman untuk kesehatan, dibuat         berdasarkan SNI.
f. Menginformasikan bahaya penggunaan kemasan plastik bagi lingkungan dan kesehatan ke keluarga dan teman-teman.

Dengan beragai produk dan jenisnya, ternyata plastik pun dapat menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat.

Berbagai  produk untuk meminimalisir bahaya plastik  yang dapat digunakan sebagai pengganti plastik, misalnya:

  1. Tas anyaman, dapat dipakai sebagai pengganti kantong kresek yang biasa digunakan saat kita membawa suatu barang.
  2. Peralatan makan dan minum yang terbuat dari stainless atau produk lainnya, dapat digunakan sebagai pengganti peralatan makan minum yang terbuat dari produk plastik.

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak dapat dipungkiri bahwa plastik merupakan produk yang paling banyak digunakan masyarakat. Perlakuan terhadap plastik yang tepat merupakan kegiatan  penting untuk menjaga lingkungan sekitar kita tetap lestari.

Reff: jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat. E-ISSN: 2714-6286\
dlhk.bantenprov.go.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *