MENGENAL SITASI DALAM PENULISAN KARYAI TULIS LMIAH

Sitasi atau kutipan sebagai kata kerja adalah tindakan yang dilakukan untuk menyantumkan referensi (buku, penulis, dll.) sebagai sumber dalam sebuah karya tulis. Sitasi dilakukan ketika seseorang menggunakan pernyataan orang lain dalam karyanya agar sang penulis tidak dianggap melakukan kejahatan plagiarisme. Dengan melakukan sitasi, penulis juga dapat meningkatkan kredibilitas dari tulisannya dengan mencantumkan sumber-sumber pendukung untuk karyanya. Sitasi mengidentifikasi materi yang dikutip, membantu orang untuk mengambilnya,
memberikan kredit kepada pembuatnya, memberi tanggal, dan sebagainya.

Dalam konteks karya cetak (seperti buku dan jurnal), sitasi sudah memiliki format yang dipahami dengan baik. Namun,dalam era  dunia serba digital.Sebagian besar sumber akademik dan ilmiah dipublikasikan secara daring, dan banyak di antaranya ada dalam semacam database/kumpulan data yang terstruktur dan terus diperbaharui. Sebagai contoh, sebagian besar karya referensi biologis telah digantikan oleh database yang dikuratori, dan sejumlah besar data ilmiah dasar — geospasial, astronomi, molekuler, dan banyak lagi — kini tersedia secara online.

Dalam penulisan, pencantuman referensi perlu dilakukasn setiap kali seorang penulis memaparkan suatu teori, menuliskan definisi, memperlihatkan hasil penelitian atau temuan dari penulis lain, saat membandingkan atau
memperlihatkan kesamaan dan perbedaan dari hasil karya milik orang lain . Sekedar mensitasi juga tidak cukup dalam penulisan karya tulis, karena tetap akan dianggap menjiplak atau menyalin hasil kerja orang lain. Maka dari itu, dalam mensitasi suatu karya, parafrase juga diperlukan sambil tetap menjelaskan bahwa informasi yang penulis dapatkan bersumber dari orang lain. Secara umum, sumber lain seperti jurnal atau buku diperlukan untuk mereferensikan dokumen lain yang relevan.

TUJUAN DAN FUNGSI  SITASI

Tujuan sitasi
● Tujuan  sitasi adalah untuk menunjang kejujuran akademik/intelektual dan menghindari plagiarisme.
● Menunjukan adanya kesenjangan antara hasil-hasil penelitian terdahulu dalam bidang yang sedang diteliti.
● Pengokohan sebuah pendapat/argumentasi dalam sebuah karangan atau karya tulis.
● Sebagai bukti keorisinalan sebuah data.
● Memaparkan terbitan asli yang konsep dan idenya sedang dibahas.
● Dapat digunakan sebagai kritik terhadap hasil karya orang lain.
● Sebagai koreksi terhadap karya diri sndiri.
● Digunakan sebagai bahan perdebatan suatu pendapat.
● Menegaskan isi uraian

Fungsi Sitasi
– Membantu menunjukkan tingkat kualitas ilmiah yang lebih tinggi.
– Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat
– Memudahkan dalam menilai penggunaan sumber data.
-Meningkatkan estetika penulisan.
– Membantu menghindari adanya pengulangan penulisan data pustaka
– Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi                                                                                                     — Memudahkan penyuntingan naskah yang terkait dengan data pustaka

Dalam penulisan karya ilmiah, banyak sekali hal-hal yang perlu diperhatikan terutama dalam hal pencantuman sitasi . Hal ini bertujuan agar penulis tidak tergolong melakukan plagiarisme atau pelanggaran hak cipta orang lain.

Beberapa contoh pelanggaran dalam penulisan karya ilmiah antara lain :
1. Mengakui karya tulisan orang lain sebagai karya tulisnya sendiri.
2. Mengakui hasil penggagasan orang lain sebagai hasil gagasannya sendiri.
3. Menampilkan tulisan yang identic dalam forum yang berbeda tanpa mencantumkan sumbernya.
4. Memparafrasekan / mengutip secara tidak langsung dengan tidak mencantumkan sumber data atau kutipan.
5. Pengambilan karya orang lain seolah-olah seperti karyanya sendiri.

Pelanggaran-pelanggaran tersebut juga memiliki konsekuensi yang sudah diatur dalam undang-undang. Bahkan pelanggaran terhadap suatu karya atau biasa disebut plagiarism . Sitasi sangat dibutuhkan dalam penulisan suatu karya ilmiah. sebagai bentuk upaya pencegahan plagiarisme. Pensitasian harus diperhatikan sebaik mungkin. Untuk mempermudah penulisan sitasi dapat menggunakan suatu aplikasi misalnya  mendeley.

By Humas PIM from: researchgate.net/publication/336511450

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *