Ujian Desertasi Dr. Misgiati, S.Pd, M.Pd.

Pada hari ini selasa 9 februari 2021, Dr. Misgiati,S.Pd.,  M.Pd telah  melaksanakan  Ujian Terbuka untuk mempertahankan disertasi dengan judul, “AKTIVITAS SENYAWA TERPENOID JAMUR DEWA (Agaricus blazei Murill ) SEBAGAI ANTIKANKER SEL MCF-7 DENGAN MEKANISME KERJA INDUKSI APOPTOSIS”.  Ujian tersebut dilaksanakan secara daring di laboratorium bahasa AKFAR-AKAFARMA Putera Indonesia Malang. Ujian disertasi ini terasa sangat istimewa karena  baru pertama Yayasan PIM melaksanakan ujian disertasi doktoral secara Daring  meskipun kondisi pandemi COVID.

Hadir sebagai promotor yaitu Prof. Dr. Apt. Sukardiman, MS sedangkan ko-promotor yaitu Dr.Apt. Aty Widyawaruyanti, M.Si . Sebagai penyangga terdiri dari 10 orang dan 2  diantaranya dari AKFAR-AKAFARMA PIM yaitu  Dr. Apt. Bilal Subchan Agus Santoso, M. Farm  dan Dr. Sentot Joko Raharjo, M.Si.

Dr. Misgiati M.Pd. yang juga sebagai alumni  Sekolah Menengah Farmasi Putra Indonesia Malang, lulus tahun 1990 , mengungkapkan rasa syukur atas selesainya ujian disertasi Doktoral Farmasi  Universitas Airlangga Surabaya,  selanjutnya berharap dapat memberikan semangat kepada  semua dosen di Yayasan  Putera Indonesia Malang  untuk  melakukan study lanjut serta selalu belajar tidak mengenal waktu dan kondisi.

Ambar Fidyasari, STP., MP. mengungkapkan :  Atas nama Direktur Akafarma PIM dan seluruh Civitas akademika kami megucapkan Selamat atas pencapian yang luar biasa dari Ibu Misgiati untuk Gelar Doktor dibidang Ilmu Farmasi. Kami sangat mengapresiasi kerja keras, perjuangan yang tanpa henti, tekun dan sabar hingga akhirnya bu misgiati mampu melewati semua ujian dengan baik. Harapan kami beliau mampu meletakkan gelar tersebut pada posisi dan peran yang sesuai, agar bisa memberikan kontribusinya secara maksimal untuk kemajuan PIM khususnya dan untuk kemajuan bangsa ini.
Harapan saya semoga gelar yang disandang bu Misgiati saat ini dapat menjadi motivasi bagi para insan akademik di Putra Indonesia Malang yang sedang berjuang, mahasiswa dan mahasiswi Jangan pernah memandang proses belajar itu suatu hal yang sulit dan tidak mungkin, karena pada dasarnya kita maju bila kita bergerak. Maka jangan jadikan proses perjuangan menjadi beban, percayalah beban yang dipikul selama proses belajar saat ini lambat laun akan melebur bersama kebahagian dengan tujuan yang kita harapkan. Derajad doktor tidak hanya dilihat sebagai atribut yang bersifat eksternal tetapi lebih merupakan tuntutan yang melekat pada profesi pendidik itu sendiri. karena pencapaian itu merupakan bagian dari tugas pekerjaan sebagai dosen. Sehingga pencapaian bu Misgiati adalah pencapaian juga bagi Institusi. Hal ini jg menjadi moment pertama kalinya ada dosen di AKAFARMA yg menyandang gelar Doktor sebanyak 2 kali seperti Bu Misgiati. Apalagi perguruan tinggi sendiri menawarkan jenjang ini sebagai salah satu core businessnya seperti disebutkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 1999.
Seorang doktor adalah orang yang terlatih dalam melakukan riset secara mandiri. Riset adalah sebuah aktivitas yang mengeksplorasi intelektualitas manusia untuk mencari jawaban atas persoalan yang dihadapi. Riset dilakukan menuruti prinsip dan kaidah ilmiah universal seperti berpikir secara runtut dan argumentatif, menjunjung tinggi obyektivitas dan kejujuran ilmiah, serta rendah hati dalam mengakui karya-karya orang lain yang berpengaruh atau terkait dengan risetnya. Kompetensi inilah yang dituntut dari seorang doktor, di manapun ia bekerja.
Singkat kata, kami berharap bu Misgiati mampu mempertahankan posisi leading edge nya dalam pengembangan ilmu pengetahuan di PIM juga bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang positif, obyektif, dan orisinil dalam profesinya. Dengan perjuangan dan asa yang begitu kuat pada akhirnya selesai semua tahapan hingga akhirnya pada Tanggal 9 Februari 2021 dinyatakan lulus dan berhak memperoleh Gelar Doktor di bidang Farmasi.. Selamat Bu Misgiati…barokah di dunia dan akhirat ilmunya aamiin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *