Inovasi Bahan Alam Mahasiswa Kampus PIM Kembali Lolos PKM 2023

Poltekkes Putra Indonesia Malang tidak pernah kehabisan ide inovasi. Kali ini inovasi di bidang produk kosmetik muncul dari Program Studi D3 Farmasi. Inovasi dari bahan alam yang diusulkan oleh mahasiswa berhasil mendapatkan dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Program Kreativitas Mahasiswa adalah suatu program dari Kemendikbudristek yang ditujukan kepada mahasiswa di seluruh Indonesia. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menyampaikan gagasan atau ide yang inovatif.

Ini bukan pertama kalinya mahasiswa Poltekkes PIM mendapatkan dana hibah untuk menjalankan kegiatan PKM. Di tahun 2021, Jamu Probiotik kreasi dari mahasiswa Program Studi D3 Analis Farmasi dan Makanan juga mendapatkan pendanaan. Kesamaan lainnya, proposal yang berhasil lolos pada 3 tahun terakhir ini diusulkan pada skema PKM Riset Eksakta (PKM-RE).

Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Di tahun ini, mahasiswa Poltekkes PIM berinovasi dengan bunga rosella. Bahan alam yang biasanya sering diolah sebagai minuman, dirancang menjadi produk masker yang tidak perlu dibilas setelah digunakan.

“Idenya berdasarkan pengalaman kami yang sering memakai slepping mask. Setelah dipakai, harus mencuci muka untuk membersihkan partikel yang melekat. Maka dari itu, kami bermaksud menciptakan produk yang tanpa dicuci agar efisien dan praktis.” jelas Rikosa Aska, ketua kelompok PKM.

Lebih lanjut, mahasiswa yang juga lulusan SMK Adyatma Lumajang itu menjelaskan, “secara prinsip ada perbedaan formula sleeping mask yang akan dibuat. Itulah mengapa kami mengusulkan judul penelitian Formulasi Futuristik Sleeping Mask No Need To Wash Berbahan Dasar Hisbiscus sabdariffae. Bunga rosella digunakan karena memiliki kemampuan antioksidan, sehingga dapat memperbaiki sel kulit wajah ketika dijadikan masker.”

inovasi bahan alam bunga rosella
Putri Oktavia melakukan proses maserasi bunga rosella
Evaporasi ekstrak bunga rosella menggunakan rotary evaporator
Lolos Pendanaan PKM Vokasi

Ada sedikit penyesuaian penerimaan proposal PKM di tahun 2023. Di tahun ini, perguruan tinggi vokasi (tingkat politeknik dan akademi) memiliki sistem seleksi yang terpisah dengan perguruan tinggi akademik (universitas).

Baca juga:  Sakit Sedikit, Jangan Lari ke Antibiotik

“Tim PKM Poltekkes PIM berhasil lolos dari 4894 proposal PKM yang masuk ke Dirjen Vokasi. Proposal itu kemudian lolos tahap 1 menjadi 1.316 proposal. Pada akhirnya, masuk ke dalam 403 proposal yang didanai oleh Kemenristekdikti.” ujar dosen pendamping PKM, Anggraeni In Oktavia, SP., M.Ling.

Lolos pendanaan PKM Vokasi bukanlah target akhir. Justru tahap awal dari perjalanan tim PKM menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Oleh karenanya, wanita yang akrab disapa bu Neni itu, turut menyampaikan harapannya kepada tim PKM.

“Harapan saya, mahasiswa terus mengembangkan kemampuan mereka. Tidak berhenti pada PKM ini saja. Semoga mereka melanjutkan topik riset ini dan nantinya bisa mengembangkan sediaan farmasi dari bahan alam.” tutup dosen dari kampus yang memiliki tagline Karir Bergengsi Tak Hanya Mimpi.

Bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *