Jakarta –Salah satu perusahaan yang mengembangkan vaksin , Pfizer Inc, menyebut partisipan vaksin menunjukkan efek samping ringan saat diberi vaksin COVID-19 atau plasebo dalam studi tahap akhir yang sedang berlangsung.
D mengutip Strait Times , adalah salah satu efek samping yang paling sering dilaporkan relawan vaksin. Setelah memberikan dosis kedua, sekitar 36 persen usia usia 18 hingga 64 tahun dan 27 persen kelompok usia 65 hingga 84 tahun melaporkan.
Selain itu efek samping lain yang paling ringan adalah sakit kepala, nyeri otot, menggigil, dan nyeri sendi. Beberapa peserta studi juga dilaporkan mengalami demam, termasuk demam tinggi.
“[Peneliti] akan memberi tahu kami jika mereka memiliki masalah keamanan dan belummenemukan hingga saat ini,” kata Dr Kathrin Jansen, kepala penelitian vaksin Pfizer.
Lebih dari 12 ribu orang telah menerima dosis kedua kandidat vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan tersebut. Pfizer Inc juga telah memesan lebih dari 29 ribu dari 44 ribu sukarelawan uji klinis vaksin yang dalam BioNTech.
Pfizer menyatakan pihaknya terus melakukan keamanan dan toleransi vaksin dalam studinya.
“Kami yakin, mengingat profil kasus yang sangat kuat dan juga profil praklinis, bahwa kemanjuran vaksin kemungkinan besar mencapai 60 persen atau lebih,” kata Chief Scientific Officer Pfizer Mikael Dolsten.
Sumber: https://health.detik.com/(apry)


