Malang, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Kesehatan Putra Indonesia Malang (Poltekkes PIM) bertepatan dengan hari anak nasional, 23 Juli 2024 memberikan pengabdian masyarakat kepada murid-murid Sekolah Dasar (SD) Aisyah Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi prilaku hidup bersih dan sehat kepada anak-anak sebagai upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan lingkungan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, Kamis (23/7), diawali dengan sambutan dari perwakilan BEM Poltekkes PIM yang menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak dini. Selain itu, mereka juga mengajarkan menjaga kebersihan gigi, Materi tentang pentingnya gizi yang seimbang.
“Acara Hari ini bagian dari acara IKMADIFARI yaitu Ikatan Mahasiswa Diploma Farmasi Indonesia yang mengadakan suatu acara lomba kegiatan pengabdian masyarakat mengenai prilaku bersih dan sehat”, ujar Dwi Handayani,S.Gz.,M.Gz. Dosen Poltekkes PIM.. Lebih lanjut Dosen Prodi Gizi tersebut menjelaskan bahwa acara yang yang di gelar ini sasarannya siswa sekolah dasar dengan memberi materi sesi pertama adalah prilaku hidup bersih dan sehat

mengenai pedoman gizi yang seimbang dilanjutkan dengan bermain game mengenai isi piringku.
Cara menggosok gigi baik dan benar menjadi materi ke dua yang di sampaikan seluruhnya oleh Ketua BEM POLTEKKES PIM. Kegiatan ini diharapkan siswa –siswi sekolah dasar dapat mempraktekkan prilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah SD Aisyah, Reni Nur Farida, S.pdi, M.Pd Kepala Sekolah SD Aisyah Kota Malang., menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi upaya BEM Poltekkes PIM dalam mendukung pendidikan kesehatan di sekolah. “ Kami sangat antusias dan senang dengan kegiatan yang diadakan mahasiswa saya berharap tidak berhenti sampai disini pengmas yang diadakan dan ada kelanjutan dari acara ini karena sangat penting untuk anak-anak”, ujarnya
Pengabdian masyarakat ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen BEM Poltekkes PIM dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan anak-anak dan masyarakat di Kota Malang.(apr)



